



Dulu pencipta-pencipta atau founding father vendor-vendor yang terkenal seperti Microsoft Corporation, Apple Inc, dan Linux merupakan teman bermain dan belajar yang selalu berdiskusi bersama yang membicarakan tentang bagaimanakah menciptakan suatu mesin yang pintar dimasa datang yang bisa mempermudah kegiatan manusia –mungkin seperti itulah yang mereka bicarakan-. Tapi mengapa sekarang mereka seperti berperang dingin? Oopss..bukan itu yang akan kita bicarakan sekarang..hhe. Disini kita akan mencoba meng-compare dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Mungkin artikel sepertinya ini sudah banyak disuguhkan oleh beberapa orang, namun apa salahnya kalu kita mengulas lagi tentang Operating System atau biasa kita sebut OS.
OS Begins
Wow.. kayak Batman aja pake begin begin segala..hhe
Oke bukan saatnya membicarakan sang pahlawan yang selalu memakai celana kolor di luar…zzzz
Saatnya serius, jika kita mempunyai mesin waktu lalu kita pergi kurang lebih ke-50 tahun yang lalu apa yang terjadi dengan komputer pada zaman itu? Apakah sudah ada OS?. Ternyata jawabannya TIDAK!, sebuah mesin dapat berjalan tanpa adanya OS, sebuah program dapat langsung dijalankan pada sebuah mesin. Setidaknya itu cara kerja yang banyak terdapat pada zaman mulai dikembangkannya komputer sekitar tahun 1950 (yang juga disebut dengan abstraksi hardware). Contoh sederhana ada pada CMOS Setup yang merupakan program yang berjalan tanpa memerlukan OS.
Pada tahun 1960-an IBM memperkenalkan komputer mainframe dengan sitem operasi OS/360. Lalu pengembang lain pun kena penyakit ‘latah’ tentu saja bukan hanya ikut-ikutan, sebuah grup karyawan dari AT&T mengembangkan Unik pada tahun 1969.
Setelah beberapa lama lahirlah sebuah gebrakan besar oleh IBM dan Microsoft mereka mengeluarkan OS PC-DOS dan MS-DOS, seiring dengan penggunaan komputer dekstop yang semakin luas.
Semakin panasnya dunia persilatan lalu Apple Macintosh atau sekarang disebut Apple Inc mengeluarkan Mac OS. Sementara OS Unix melahirkan pengembangan-pengembangan baru, terutama pada tahun 1991 ketika Linus Torvalds memperkenalkan Linux.
Microsoft sendiri secara konsisten terus mengeluarkan OS yang cukup beragam, dan pilihan-pilihan tersebut bisa jadi semakin bertambah pada masa yang akan datang.
Apa sih Operating System tu?
Karena kita tidak boleh lama-lama di zaman dulu maka kita harus kembali lagi ni ke masa sekarang..hehe. OS bagaikan seorang ibu rumah tangga yang mengelola anggota keluarganya. OS merupakan software yang bukan sembarang sofware, OS membentuk suatu platform agar aplikasi-aplikasi lain dapat berjalan di atasnya.
Tugas OS adalah mengelola resource, secara umum terbagi atas:
- Pengelolaan Proses
OS mengelola eksekusi proses-proses (program yang berjalan dalam komputer baik aplikasi maupun service) yang terjadi secara multitasking. - Pengelolaan Memory
Mungkin tidak perlu saya jelaskan secara detail disini, yang perlu diketahui bahwa semua jenis memory dikelola oleh OS. - Disk dan Sistem File (file system)
Beda OS beda pula sistem filenya, jadi perlu dipahami misalnya saat kamu mengganti OS yang digunakan oleh web server dan melakukan migrasi file, pastikan file-file yang digunakan telah kompatibel dan sesuai dengan OS yang baru. Jika tidak, maka kamu harus melakukan penyesuaian nama file karena perlu diketahui juga pada OS keluarga Unix, penamaan file dan directory membedakan penggunaan huruf besar dan kecil, contohnya nama file test.txt dan Test.Txt dalam satu directory diperbolehkan, dan merupakan dua file yang berbeda. Kalau kita beranjak ke OS Windows hal itu sama sekali tidak boleh, selain itu ada beberapa karakter yang tidak boleh digunakan untuk penamaan file seperti “ ? ”, “ * ”, “ < ”, “ > “, dan seterusnya.
Sistem file merupakan salah satu perbedaan yang juga mendasar pada sistem operasi yang tersedia, sistem file merupakan sebuah metode untuk menyimpan dan mengorganisasi file agar dapat diakses dengan mudah. Sistem file yang populer di Windows adalah NTFS, sedangkan di Linux ada ext2 dan ext3, kebanyakan distro Linux mendukung sistem ext2, ext3, ReiserFS, GFS, NILFS, FAT, XFS, JFS, NTFS, dsb. Untuk Mac OS sendiri mendukung sistem file HFS+ (Hierarchical File System – lanjutan dari sistem Mac OS versi awal) sebagai sistem file utamanya. Mac OS X memiliki fasilitas untuk membaca dan menulis dalama sistem file lain seperti FAT, NTFS, dan lain-lain. - Jaringan
Dengan adanya jaringan kita dapat berkomunikasi dan melakukan sharing rexource satu sama lain walaupun berbeda OS. Protokol jaringan yang sering digunakan adalah protokol TCP/IP. - Keamanan
Masih berhubungan juga denga jaringan, keamanan juga merupakn salah satu hal penting yang harus dimiliki OS. Hal ini diakibatkan karena adanya jaringan semakin mempermudah proses komunikasi dan distribusi file antarkomputer.
Dengan adanya jaringan dianalogikan komputer kita seperti rumah dengan pintu dan jendela yang terbuka. Dalam keadaan seperti itu, perlu dijaga dari sisi keamanan agar tida kedatangaan tam,u tak diundang, misalnya dengan memasang kawat berduri. Nah, kawat berduri ini kalau kita balik lagi OS bisa berbentuk otentifikasi user, hak akses resource, penangananport, dan firewall. Ada isu-isu yang keliru menyangkut keamanan ini adalah kekebalan OS terhadap virus, jika saat ini mayoritas virus menyerang OS Windows, tidak berarti OS lain tidak dapat terkena virus.
Pada dasarnya, virus sama dengan software biasa, karena itu jika virus diciptakan sesuai dengan target OS tertentu, maka jadilah virus tersebut sebuah aplikasi yang berjalan pada OS yang dituju, entah OS tersebut Linux, Mac OS X, Windows, ataupun OS lainnya.
Lalu mengapa virus lebih banyak menyeran OS Windows? Hal ini tidak lepas dari market OS pada komputer dekstop yang saat ini lebih banyak Windows, tetapu juga tidak dapat dipungkiri sistem operasi seperti Unix/Linux memiliki environment yang relatif lebih susah ditembus oleh virus, walau tidak berarti dijamin bebas virus tapi sangat kecil kemungkinannya..hhe. - Grafik
Graphical User Interface (GUI) merupakan salah satu daya tarik yang sangat kuat. Tidak mengherankan banyak OS populer seperti Windows dan Mac OS X memiliki GUI yang sangat memikat dan gampang gampang dioperasikan oleh user. Karena GUI sendiri merupakan media interaksi antara manusia dan komputer. Tidak seperti komputer zaman batu yang masih menggunakn console atau DOS yang berlayar hitam putih dan hurup seadanya. Hal ini pun yang menyebabkan Unix/Linux tidak populer pada zaman dulu, namun sekarang banyak distro Linux pun telah mempunyai GUI yang sangat memikat. - Device driver
Walaupun OS berbeda tetapi hardware yang digunalan bisa saja sama. Agar hardware tersebut dapat dikenali pada OS, diperlukan device driver atau sistem yang menjembatani hardware dan OS. Tidak semua OS menyediakan device driver, tetapi device driver umumnya disediakan oleh vendor hardware yang digunakannya.
Bersambung Ke Session 2.
Di sadur dari PC MEDIA Mei 2008 halaman 86 dengan beberapa perubahan.




0 comments:
Poskan Komentar
Komentarnya dong kaka :)